Manfaat Buah Alpukat Sebagai Sumber Lemak Tak Jenuh Yang Baik Bagi Kesehatan

Judul : Manfaat Buah Alpukat Sebagai Sumber Lemak Tak Jenuh yang baik untuk kesehatan *)
Oleh : Febriana Kurniadisari **)

Lipid mengacu pada golongan senyawa hidrokarbon alifatik nonpolar dan hidrofobik. Karena nonpolar, lipid tidak larut dalam pelarut polar seperti air, tetapi larut dalam pelarut nonpolar, seperti alkohol, eter atau kloroform. Fungsi biologis terpenting lipid di antaranya untuk menyimpan energi, sebagai komponen struktural membran sel, dan sebagai pensinyalan molekul.
Lipid adalah senyawa organik yang diperoleh dari proses dehidrogenasi endotermal rangkaian hidrokarbon. Lipid bersifat amfifilik, artinya lipid mampu membentuk struktur seperti vesikel, liposom, atau membran lain dalam lingkungan basah. Lipid biologis seluruhnya atau sebagiannya berasal dari dua jenis subsatuan atau “blok bangunan” biokimia: gugus ketoasil dan gugus isoprena. Dengan menggunakan pendekatan ini, lipid dapat dibagi ke dalam delapan kategori: asil lemak, gliserolipid, gliserofosfolipid,sfingolipid, sakarolipid, dan poliketida (diturunkan dari kondensasi subsatuan ketoasil); serta lipid sterol dan lipid prenol (diturunkan dari kondensasi subsatuan isoprena).
Meskipun istilah lipid kadang-kadang digunakan sebagai sinonim dari lemak. Lipid juga meliputi molekul-molekul seperti asam lemak dan turunan-turunannya (termasuk tri-,di-, dan monogliserida dan fosfolipid, juga metabolit yang mengandung sterol, seperti kolesterol. Meskipun manusia dan mamalia memiliki metabolisme untuk memecah dan membentuk lipid, beberapa lipid tidak dapat dihasilkan melalui cara ini dan harus diperoleh melalui makanan.

 Lipid dibagi menjadi beberapa jenis yaitu :

• Asam lemak, terdiri atas asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh
• Gliserida, terdiri atas gliserida netral dan fosfogliserida
• Lipid kompleks, terdiri atas lipoprotein dan glikolipid
• Non gliserida, terdiri atas sfingolipid, steroid dan malam

 Asam Lemak
Asam lemak merupakan asam monokarboksilat rantai panjang. Adapun rumus umum dari asam lemak adalah:

CH3(CH2)nCOOH atau CnH2n+1-COOH

Rentang ukuran dari asam lemak adalah C12 sampai dengan C24. Ada dua macam asam lemak yaitu:
1. Asam lemak jenuh (saturated fatty acid)
Asam lemak ini tidak memiliki ikatan rangkap
2. Asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid)
Asam lemak ini memiliki satu atau lebih ikatan rangkap

 Gliserida
a. Netral (Lemak Netral)
Gliserida netral adalah ester antara asam lemak dengan gliserol. Fungsi dasar dari gliserida netral adalah sebagai simpanan energi (berupa lemak atau minyak). Setiap gliserol mungkin berikatan dengan 1, 2 atau 3 asam lemak yang tidak harus sama. Jika gliserol berikatan dengan 1 asam lemak disebut monogliserida, jika berikatan dengan 2 asam lemak disebut digliserida dan jika berikatan dengan 3 asam lemak dinamakan trigliserida. Trigliserida merupakan cadangan energi penting dari sumber lipid.

b. Fosfogliserida (Fosfolipid)
Lipid dapat mengandung gugus fosfat. Lemak termodifikasi ketika fosfat mengganti salah satu rantai asam lemak.
Penggunaan fosfogliserida adalah:
1. Sebagai komponen penyusun membran sel
2. Sebagi agen emulsi

 Lipid kompleks
Lipid kompleks adalah kombinasi antara lipid dengan molekul lain. Contoh penting dari lipid kompleks adalah lipoprotein dan glikolipid.
1. Lipoprotein Dan Glikolipid
Lipoprotein merupakan gabungan antara lipid dengan protein.

 Lipid non gliserida
Lipid jenis ini tidak mengandung gliserol. Jadi asam lemak bergabung dengan molekul-molekul non gliserol. Yang termasuk ke dalam jenis ini adalah sfingolipid, steroid, kolesterol dan malam.

a. Sfingolipid
Sifongolipid adalah fosfolipid yang tidak diturunkan dari lemak. Penggunaan primer dari sfingolipid adalah sebagai penyusun selubung mielin serabut saraf. Pada manusia, 25% dari lipid merupakan sfingolipid.

b. Kolesterol
Selain fosfolipid, kolesterol merupakan jenis lipid yang menyusun membran plasma. Kolesterol juga menjadi bagian dari beberapa hormon. Kolesterol berhubungan dengan pengerasan arteri. Dalam hal ini timbul plaque pada dinding arteri, yang mengakibatkan peningkatan tekanan darah karena arteri menyempit, penurunan kemampuan untuk meregang. Pembentukan gumpalan dapat menyebabkan infark miokard dan stroke.

c. Steroid
Beberapa hormon reproduktif merupakan steroid, misalnya testosteron dan progesteron.
Steroid lainnya adalah kortison. Hormon ini berhubungan dengan proses metabolisme karbohidrat, penanganan penyakit arthritis rematoid, asthma, gangguan pencernaan dan sebagainya.

d. Malam/lilin (waxes)
Malam tidak larut di dalam air dan sulit dihidrolisis. Malam sering digunakan sebagai lapisan pelindung untuk kulit, rambut dan lain-lain. Malam merupakan ester antara asam lemak dengan alkohol rantai panjang.

Dari pernyataan di atas dapat kita ambil contoh buah Alpukat. Buah yang memiliki ciri – ciri berdaging buah tebal, lembut, empuk, gurih, tidak berserat dan terasa sedikit pahit. Buah ini termasuk buah yang istimewa karena mengandung lemak 20 – 30 kali lebih banyak dibandingkan dengan buah – buahan lainnya.

Riset yang dimuat Nutrition Journal mengindikasikan bahwa penyuka alpukat juga memiliki kadar kolesterol yang lebih baik dan risiko lebih rendah mengidap penyakit jantung, stroke, dan diabetes. Hasil ini mungkin tak pernah diduga sebelumnya, sehingga para peneliti menyarankan agar orang dapat meningkatkan konsumsi buah alpukat

Para peneliti menganalisa data lebih dari 17.500 orang yang mengikuti riset bertajuk National Health and Nutrition Examination Survey. Para peneliti menfokuskan terhadap 347 orang dewasa yang melaporkan makan sejumlah alpukat. Rata-rata mereka mengonsumsi sekitar setengah buah alpukat berukuran sedang setiap hari. Para peserta ini disimpulkan memiliki asupan nutrien serta indikator kesehatan yang lebih baik secara signifikan daripada mereka yang menghindari konsumsi alpukat. Menurut riset ini, orang yang memakan alpukat memiliki pola makan yang lebih sehat dan kaya akan vitamin dan mineral esensial. Asupan serat lebih tinggi 36 persen, vitamin E lebih tinggi 23 persen, magnesium lebih tinggi 13 persen, potasium lebih tinggi 16 persen, dan vitamin K lebih tinggi 48 persen.

Orang yang makan alpukat memiliki kadar lemak dan kolesterol “baik” yang lebih tinggi. Indeks massa tubuh yang lebih rendah, atau rata-rata sekitar 3,4 kilogram lebih ringan daripada orang yang menghindari alpukat, sehingga mereka lebih langsing. Selain itu mereka juga 50 persen lebih kecil memiliki risiko sindrom metabolik, yang dikaitkan pada penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2.

“Penemuan ini mengindikasikan hubungan yang menarik antara konsumsi alpukat dan asupan nutrien yang lebih baik, serta hasil positif lainnya,” ujar kepala peneliti Victor Fulgoni, konsultan diet dari Nutrition Impact. Meskipun demikian, para peneliti menekankan, belum ada bukti tentang hubungan sebab akibat antara konsumsi alpukat dengan pola makan yang lebih baik. Memang banyak orang yang ingin mengurangi berat badan menjauhi buah alpukat.

Memang alkpukat merupakan salah satu buah yang tinggi kadar lemaknya, sekitar 16 persen. Tapi lemak yang terkandung sebenarnya aman dan malah menyehatkan. Hal itu karena 63 persen unsur penyusunnya adalah asam lemak tidak jenuh, terutama asam lemak tak jenuh tunggal.

Menurut para ahli, makanan yang paling efektif menurunkan lemak adalah yang mengandung MUFA (mono unsaturated fatty acid) seperti alpukat. Selain membantu menurunkan berat badan, makanan yang kaya MUFA juga mampu meluruhkan lemak di area perut. Khasiat alpukat lain yang tak kalah hebat adalah menurunkan kadar kolesterol, mencegah penyumbatan pembuluh darah serta mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.

Di dalam 100 gram buah alpukat juga terkandung sekitar 300-400 IU vitamin A dan sekitar 165 mikrogram karoten. Terkandung pula tiamin, riboflavon dan niasin, yang tergolong vitamin B kompleks. Kadar vitamin C alpukat juga cukup baik, sekitar 14 mg per 100 gram buah alpukat.

Bagi Anda yang mengalami masalah dengan pencernaan, makanan yang kaya serat tentu sangat dianjurkan. Anda bisa mendapatkannya dengan mengonsumsi alpukat. Serat alpukat juga tinggi sekitar 1,6 gram/100 g. Hal ini bermanfaat untuk membantu sistem pencernaan dan membuang sisa-sisa pencernaan yang beracun.

Temuan para ilmuwan di Meksiko menunjukkan, buah alpukat berpotensi menjadi senjata alami melawan proses penuaan dan penyakit kronis. Minyak yang terkandung dalam buah ini terbukti mampu melawan radikal bebas atau molekul berbahaya yang disebut-sebut bertanggung jawab dalam menyebabkan proses penuaan, sakit jantung hingga kanker. Kata peneliti, yang menjadikan alpukat spesial adalah kandungan minyaknya yang secara spesifik mampu menembus ke dalam mitokondria, bagian penting dari sel tubuh yang berfungsi mengubah makanan menjadi energi. Banyak zat antioksidan yang terkandung dalam buah dan sayuran lain seperti wortel atau tomat yang juga mampu menghadang radikal bebas – tetapi tidak mampu menembus ke dalam mitokondria. Dalam penelitian di laboratorium, para ahli menemukan bahwa minyak alpukat ternyata dapat membuat sel ragi bertahan hidup dari paparan konsentrasi tinggi zat besi yang merupakan elemen yang dapat memproduksi radikal bebas dalam jumlah tinggi.

Dari beberapa pernyataan para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa manfaat buah alpukat sebagai sumber lemak tak jenuh untuk kesehatan sangatlah banyak dan dapat disimpulkan diantaranya :

1. Sumber vitamin E dan B
2. Menurunkan kolesterol darah
3. Melembabkan kulit
4. Membantu regenerasi darah merah
5. Mencegah anemia
6. Mencegah konstipasi
7. Mencegah malnutrisi
8. Sumber kandungan lemak tak jenuh
9. Memperkecil resiko penyakit jantung, stroke, dan diabetes tipe 2
10. Membantu menurunkan berat badan
11. Membantu sistem pencernaan dan membuang sisa-sisa pencernaan yang beracun.
12. Melawan radikal bebas atau molekul berbahaya

*) Tugas Mata Kuliah Biokimia ( Dosen Drs. R. Suwasis Hadi )
**) Mahasiswa Prodi Biologi FKIP UNMUH Surabaya Semester III Angkatan 2012

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s